Ini Bukti Amerika Berada di Ambang Kehancuran!

Na’udzubillahi mindzalik, pada tanggal 26 Juni 2015, Mahkamah Agung Amerika Serikat mengeluarkan keputusan bahwa pasangan sejenis di seluruh Amerika kini memiliki hak untuk menikah.  Putusan ini dilakukan pada sidang 9 orang hakim dengan perbandingan suara lima setuju berbanding empat menolak, hal ini menjadi pertanda bahwa penikahan sejenis akan sah secara hukum nasional di seluruh negara bagian Amerika Serikat.

Hakim Anthony Kennedy yang dikutip CNN, ”tidak ada ikatan yang lebih tinggi dari pernikahan untuk mewujudkan cita-cita tertinggi dari cinta, kesetiaan, pengabdian, pengorbanan, dan keluarga”. “Mereka meminta untuk disamakan haknya di mata hukum.  Konstitusi telah mengabulkan hak mereka,” lanjutnya.

Dengan putusan memperbolehkan nikah sejenis ini, Amerika Serikat menjadi 1 dari sekitar 20-an negara yang melegalkan pernikahan sejenis menyusul Belanda, Spanyol, Kanada, Afrika Selatan, Selandia Baru, Irlandia, dll. Tak ketinggalan Presiden Barrack Obama sendiri menyampaikan ucapan selamat atas putusan tersebut, “Putusan tersebut semakin memperkuat persamaan hak di Amerika Serikat atas semua elemen masyarakat dan komunitas,” paparnya.

Di dunia maya, dukungan atas putusan Mahkamah Agung tersebut ditunjukkan dengan tagar seperti #LoveWins, #LoveIsLove, dan #EqualityForAll. Beberapa brand ternama juga menyatakan dukungannya, bahkan Facebook ikut serta sebagai satu dari sekian banyak entitas bisnis yang mendukung putusan legalisasi pernikahan sejenis tersebut dengan mempersembahkan satu tools khusus yang dinamakan “Celebrate Pride”, fitur yang memungkinkan penggunanya mewarnai foto profil mereka dengan warna-warni pelangi.

lovewins

Pernikahan sejenis ini mengingatkan larangan Allah SWT yang dilanggar oleh kaum Luth yang melakukan tindakan yang dilaknatNya, laki-laki menikah dengan kaum lelaki, perempuan menikah dengan perempuan, sehingga Allah menimpakan bencana yang amat dahsyat kepada kaum nabi Luth. Hal inilah yang memberikan indikator utama atau bukti bahwa Amerika Serikat berada di ambang kehancuran yang ditilik dari kebenaran Al-Qur’an.

Indikator utama itu didukung dengan kondisi ekonomi Amerika yang semakin melemah yang mana Departemen Keuangan Amerika Serikat (AS), Rabu (9/6) telah melaporkan kepada Kongres bahwa hutang negara itu mencapai level 19,6 triliun dolar AS atau sekitar Rp181.000 triliun di akhir tahun 2015.

Adapun rasio utang AS terhadap produk domestik bruto (PDB) akan meningkat dari 93 persen PDB di tahun ini menjadi 102 persen PDB di tahun 2015 nanti.

Per 1 Juni lalu, Depkeu AS menjelaskan utang AS menjadi 13 triliun dolar AS atau sekitar Rp120.000 triliun, pertama kalinya dalam sejarah, yang memantik kehebohan politik atas pengeluaran pemerintah.

Utang tersebut lebih dari dua kali lipat dalam 10 tahun terakhir dan sekarang hampir mencapai 90 persen dari produk domestik bruto tahunan Negeri Paman Sam. Rapor merah itu menjadi isu perdebatan di Washington, dengan Partai Demokrat dan Republik saling melempar tanggung jawab dan mencari kambing hitam yang harus disalahkan.

Kita tunggu saja kehancuran Amerika Serikat yang telah berani melanggar aturan Tuhan dengan melakukan legalisasi pernikahan sejenis. Dan semoga Indonesia mampu bangkit untuk menjadi alternatif kekuatan negara-negara di dunia.

Moslem Friend

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan

Translate »